Rumah subsidi 2018 Surakarta

Segera dipasarkan rumah bersubsidi pemerintah (FLPP)
– Bantuan uang muka hingga Rp 4 juta
– cicilan hanya Rp 800rb-an hingga lunas
– tenor hingga 25 tahun
– tersedia type 30/60 2 kamar tidur, 1 kamar mandi

Proses KPR didukung oleh :
BTN, BTN Syariah, Bank Artha Graha

Cukup mengisi formulir informasi lebih lanjut dibawah ini :

Formulir Informasi

Kami akan segera menghubungi Anda lebih lanjut.

Advertisements

Perijinan Perumahan Bersubsidi Dipermudah Pemerintah


‚ÄčJakarta – Pemerintah optimistis Paket Ekonomi Jilid XIII akan menciptakan iklim usaha yang baik bagi pengembang perumahan dalam menjalankan bisnis. Selain itu, bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat lebih mudah aksesibilitasnya memiliki rumah.


“Efeknya ke masyarakat, developernya lebih tertarik untuk membangun rumah bagi MBR, lalu supaya MBR, dengan kemampuan yang sama lebih banyak yang bisa membeli rumah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid ke XIII sendiri memungkinkan adanya penghematan biaya perizinan membangun rumah di atas lahan yang maksimal 5 hektar berkurang hingga 70%.

Adapun komponen yang berpengaruh pada penurunan biaya sebagai dampak dari penyederhanaan reguasi, diantaranya :
1. Izin lingkungan (Jika sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Daerah/Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten)
2. Izin lokasi
3. Izin UKL/UPL (jika luas di bawah 5 ha)
4. Andalalin (jika luas dibawah 5 ha)
5. Rekomendasi peil banjir
6. Advise planning
7. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
8. Pengecekan zona lokasi oleh Badan Pertanahan Nasional (jika lokasi berada di zona perumahan)
9. Pemecahan sertifikat (dibuat SOP untuk menjadi standar biaya)

“Jadi ada yang dua atau tiga izin selama ini, jadi digabung prosesnya jadi satu. Nanti satu proses dia keluar dua izin,” ucap Darmin.

“Sehingga hasilnya yang tadinya 33 izin, turun jadi 11. Yang tadinya perlu waktu 769-981 hari untuk mengurus proses perizinan dan rekomendasinya, sekarang turun jadi 44 hari saja. Sehingga biayanya untuk mengurus biaya perizinan turun sebanyak 70%. Jadi memang perubahannya cukup signifikan,” tutupnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini, backlog perumahan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2015 lalu, masih ada 17,3% atau sekitar 11,8 juta rumah tangga yang tinggal di hunian non milik (sewa, kontrak, numpang, rumah dinas atau tidak memiliki rumah sama sekali).

Cara Memilih Rumah Subsidi Yang Tepat

Kami akan memberikan Tips bagaimana memilih rumah subsidi yang tepat bagi Anda.

Berikut adalah cara memilih rumah subsidi terbaik bagi Anda :

1. Carilah lokasi perumahan dengan akses langsung ke tengah kota, sehingga Anda dapat memastikan bahwa nilai investasi Anda akan selalu naik.

2. Pastikan pengembang perumahan bersubsidi tersebut adalah pengembang yang sudah berpengalaman dan dapat dipercaya baik oleh para calon konsumen dan pihak Bank penyalur KPR bersubsidi.

3. Pilihlah perumahan bersubsidi yang berdekatan dengan perumahan bersubsidi lainnya yang sudah ada di lokasi tersebut.  Untuk memastikan bahwa lokasi tersebut memang peruntukannya adalah untuk perumahan bersubsidi.

4.Pastikan pengembang membantu Anda, konsumen perumahan bersubsidi, dalam proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dari bank penyalur KPR. Semua persyaratan akan dibantu penuh oleh pihak Pengembang supaya memberikan kemudahan bagi Anda.

 

Apakah Rumah Bersubsidi itu?


Dalam beberapa tahun belakangan ini kita sering mendengar istilah rumah bersubsidi Pemerintah yang diminati oleh banyak kalangan masyarakat yang belum memiliki rumah.

Kita perlu mencermati lebih lanjut mengenai apakah sebenarnya yang dimaksud oleh rumah bersubsidi itu.

Rumah bersubsidi adalah rumah tinggal dengan kriteria sebagai berikut :

  1. Memiliki luas tanah minimal sebesar 60 m2, dan luas bangunan minimal 30 m2.
  2. Memiliki harga jual maksimal sebesar Rp 116.500.000 untuk area pulau Jawa.
  3. Mendapatkan fasilitas subsidi bunga dari Pemerintah, sehingga besaran nilai bunga KPR adalah sebesar 5 % (Lima Persen) selama masa durasi KPR yaitu hingga 15-20 tahun.
  4. DP minimal sebesar 1% dari harga, berlaku untuk PNS atau pegawai BUMN.

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perumahan bersubsidi di Solo dan sekitarnya.

Koko Hadi – 0857 28 626 479 (hp/wa)

Dedi Fajar -0821 21994 996 (hp/wa)

 

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑